
Oleh-oleh khas Singkawang selain kue yang bisa kamu bawa pulang antara lain keripik (singkong, ubi, pisang, keladi, sukun), kopi Singkawang, dan lempok durian. Sebagian makanan khas lain seperti bubur, mie, dan minuman tradisional lebih enak dinikmati langsung di tempat. Harga di tiap toko berbeda, jadi cek langsung ke penjual sebelum membeli.
Banyak daftar oleh-oleh Singkawang yang isinya didominasi kue. Padahal ada pilihan lain yang lebih awet, mudah dibawa, dan cocok untuk dibagi ke banyak orang. Artikel ini merangkum pilihan non-kue, mana yang bisa langsung dibawa pulang, dan cara memilihnya. Kalau kamu juga mencari pilihan lain, baca juga oleh-oleh khas Singkawang pilihan dibawa pulang.
Apa saja oleh-oleh khas Singkawang selain kue?
| Pilihan | Jenis | Catatan |
|---|---|---|
| Keripik singkong, ubi, pisang, keladi, sukun | Camilan kering | Praktis dibawa dan dibagi. Contoh: Keripik Nafisa Singkawang, harga tercantum di bawah. |
| Kopi Singkawang | Minuman | Kota ini punya warung kopi lama seperti Kopi Akong, Kopi Nikmat, dan Kopi Rusen. Tanyakan apakah tersedia kemasan bawa pulang. |
| Lempok durian | Olahan durian | Camilan manis berbahan durian yang disebut dalam daftar kuliner Singkawang. Cek tanggal produksi saat membeli. |
| Es Limun Sasi | Minuman tradisional | Minuman botol kaca khas Kalimantan dengan rasa pisang ambon, jeruk, atau sarsaparilla. Lebih cocok dinikmati di tempat. |
| Liang teh | Minuman | Minuman dari kumis kucing dan teh hijau dengan cendol, dipercaya bisa meredakan panas dalam. Lebih cocok dinikmati di tempat. |
Mana yang paling cocok dibawa pulang?
Yang paling praktis adalah makanan kering dalam kemasan, seperti keripik. Ia ringan, tidak perlu pendingin, dan mudah dibagi ke banyak orang. Makanan berkuah seperti bubur dan mie asuk lebih baik dimakan langsung di Singkawang. Minuman tradisional seperti Es Limun Sasi dan liang teh juga lebih nikmat dinikmati di tempat.
Bagaimana cara memilih oleh-oleh yang bagus?
- Pilih yang kemasannya rapat, supaya camilan tidak cepat melempem.
- Cari label tanggal produksi atau kedaluwarsa.
- Tanyakan bahan dan proses pembuatannya kepada penjual.
- Cium aromanya. Aroma minyak yang tengik berarti gorengan sudah lama.
- Beli secukupnya dulu, lalu tambah kalau cocok.
Contoh oleh-oleh keripik dari Singkawang: Keripik Nafisa
Keripik Nafisa Singkawang berdiri sejak 2003 dan menjual berbagai varian keripik dari bahan lokal, termasuk singkong, ubi, pisang, keladi, dan sukun. Menurut halaman produknya, keripik dibuat di Singkawang tanpa pengawet. Salah satu contohnya adalah Keripik Pisang Jagung Bakar, yaitu irisan pisang goreng renyah dengan bumbu jagung bakar yang gurih dan sedikit berasap.
- Ukuran ½ kg (500 g): Rp28.000
- Ukuran 1 kg: Rp55.000
Cara pesannya: pilih ukuran di halaman produk, klik tombol “Pesan” untuk membuka WhatsApp, lalu kirim pesannya. Admin akan membalas dengan total harga dan ongkos kirim. Harga dapat berubah, jadi pastikan lagi di halaman produk atau lewat WhatsApp.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa oleh-oleh Singkawang yang awet?
Makanan kering dalam kemasan rapat, seperti keripik, biasanya lebih awet dibanding makanan berkuah atau minuman. Selalu cek tanggal produksi atau kedaluwarsa pada kemasan.
Apakah oleh-oleh Singkawang harus kue?
Tidak. Selain kue, ada keripik, kopi, dan olahan durian seperti lempok. Pilihannya bergantung pada selera dan lama perjalanan pulang.
Berapa harga oleh-oleh Singkawang?
Harganya berbeda di tiap toko dan produk, jadi tidak ada satu harga pasti. Sebagai contoh, Keripik Pisang Jagung Bakar Nafisa Singkawang dijual Rp28.000 untuk ½ kg dan Rp55.000 untuk 1 kg. Harga bisa berubah, jadi cek lagi sebelum membeli.
Bisakah memesan oleh-oleh Singkawang dari luar kota?
Bisa untuk penjual yang melayani pengiriman. Untuk Keripik Nafisa, pesan lewat tombol “Pesan” di halaman produk yang membuka WhatsApp, lalu admin menghitung ongkos kirim.
Sumber rujukan kuliner: Orami dan KPKNL Singkawang (DJKN Kemenkeu).

