Beranda » Jajanan Khas Kalimantan: 13 Camilan dari Kalbar, Kalteng, Kalsel, dan Kaltim
Beranda » Jajanan Khas Kalimantan: 13 Camilan dari Kalbar, Kalteng, Kalsel, dan Kaltim
Ilustrasi nampan anyaman berisi keripik, amplang, bingka, dan daun kalakai

Jajanan Khas Kalimantan: 13 Camilan dari Kalbar, Kalteng, Kalsel, dan Kaltim

Hanif Al Aslam mengenakan polo hitam dengan pose tangan menyilang
Hanif Al AslamPerformance Marketing | Ads Specialist · Assistant Mentor Digital Marketing di Harisenin.comLihat profil penulis →
5 provinsidi Pulau Kalimantan, tiap provinsi punya jajanan sendiri
13 jajanandibahas di artikel ini, dari Kalbar sampai Kaltim
Rp10–20 ribukisaran harga keripik kalakai di Palangkaraya (2022)

Jawaban singkat: jajanan khas Kalimantan yang paling dikenal antara lain amplang (kerupuk ikan dari Kalimantan Timur), bingka (kue manis khas Banjar di Kalimantan Selatan), keripik kalakai (Kalimantan Tengah), serta choipan dan pengkang dari Kalimantan Barat. Masing-masing daerah punya karakter sendiri: ada yang gurih dan renyah, ada yang manis dan lembut, ada pula yang berbahan ikan sungai atau tumbuhan hutan.

Kalimantan sering dibayangkan hanya lewat hutan dan sungainya. Padahal, kalau ditelusuri lewat dapur dan pasarnya, pulau ini sangat kaya. Ada pengaruh Melayu, Dayak, Banjar, dan Tionghoa yang saling bertemu. Supaya mudah dibaca, kami kelompokkan jajanan di bawah ini per provinsi. Kalau kamu ingin yang lebih fokus ke satu kota, kami juga punya cerita khusus tentang jajanan Singkawang.

Kalimantan Barat: Dari Kue Kukus sampai Kerupuk Ikan Sungai

1. Choipan (Pontianak dan Singkawang). Kue kukus mungil dengan kulit dari tepung beras dan sagu yang lembut dan agak bening. Isinya tumisan bengkoang dengan ebi, daun kucai, atau keladi, ditaburi bawang putih goreng dan dimakan bersama sambal cair yang pedas, asam, dan segar.

2. Bubur pedas (Sambas). Namanya “pedas”, tapi justru tidak pedas cabai. Beras sangrai, kelapa parut, dan rempah dimasak bersama sayuran seperti kangkung, pakis, wortel, dan ubi. Aroma khasnya datang dari daun kesum. “Pedas” di sini merujuk pada banyaknya sayuran di dalamnya.

3. Pengkang (Mempawah). Ketan yang dicampur ebi, dibungkus daun pisang berbentuk kerucut, dijepit bambu, lalu dibakar di atas arang. Rasanya gurih dengan aroma asap, dan biasa dimakan bersama sambal kepah.

4. Kerupuk basah (Kapuas Hulu). Terbuat dari ikan sungai seperti toman atau belida yang dicampur sagu, lalu dikukus panjang. Teksturnya kenyal dan terasa ikannya, disajikan dengan saus kacang pedas manis yang kental.

5. Stik keladi (Pontianak). Keladi lokal diiris tipis memanjang seperti korek api, lalu digoreng renyah dalam berbagai rasa gurih. Ini jenis camilan yang kami kenal betul di Keripik Nafisa, karena keladi juga jadi salah satu bahan utama kami.

6. Roti srikaya Singkawang. Roti kukus yang sangat lembut dengan olesan srikaya buatan rumah yang berwarna kuning kehijauan dan manis alami.

7. Lempok durian. Dodol durian premium yang dibuat dari daging durian dengan sedikit tepung. Teksturnya padat dan rasanya sangat manis, cocok jadi oleh-oleh.

Kalimantan Tengah: Renyah dari Hutan, Manis dari Ketan

8. Keripik kalakai. Kalakai adalah tanaman pakis liar yang tumbuh di hutan Kalimantan Tengah. Daunnya dikeringkan lalu digoreng sampai renyah, menghasilkan camilan gurih dengan aroma khas. Di Palangkaraya, harganya sekitar Rp10.000 sampai Rp20.000 (data 2022), dan sering dijual di toko oleh-oleh.

9. Wadai gagatas. Kue bulat dari tepung ketan yang digiling dan dilumuri gula merah. Mirip gemblong, cocok ditemani teh atau kopi.

10. Kenta. Jajanan Dayak dari ketan sangrai yang ditumbuk pipih dalam lesung, disajikan dengan kelapa muda parut, gula merah, dan air kelapa. Perpaduan manis dan gurihnya unik, tapi kini mulai sulit ditemukan karena pembuatannya memakan waktu.

11. Wadai baceper. Dibuat dari tepung beras dan santan sehingga terasa manis sekaligus gurih. Bentuknya seperti surabi yang lebih pipih, dan sering muncul saat Ramadan.

Kalimantan Selatan: Kue Basah Khas Banjar

12. Bingka. Kue basah khas suku Banjar yang manis dan lembut. Ada beberapa varian, seperti ketan hitam, pisang, dan durian.

Kalimantan Timur: Kerupuk Ikan yang Jadi Ikon

13. Amplang. Kerupuk ikan dari tenggiri, haruan, atau belida yang dicampur rempah. Rasanya gurih dengan aroma ikan yang khas, dan tersedia dalam rasa original, pedas, dan keju. Amplang adalah salah satu oleh-oleh yang paling sering dibawa pulang dari Kalimantan Timur.

Ringkasan: Jajanan Kalimantan Sekilas

JajananDaerahRasaJenis
ChoipanKalbarGurih, kenyalKukus
Bubur pedasKalbar (Sambas)Gurih, harumBubur sayur
PengkangKalbar (Mempawah)Gurih, berasapBakar
Kerupuk basahKalbar (Kapuas Hulu)Kenyal, ikanKukus
Stik keladiKalbarRenyah, gurihGoreng
Roti srikayaKalbar (Singkawang)Lembut, manisKukus
Lempok durianKalbarManis, padatDodol
Keripik kalakaiKaltengGurih, renyahGoreng
Wadai gagatasKaltengManis, kenyalKue ketan
KentaKaltengManis, gurihKetan sangrai
Wadai baceperKaltengManis, gurihKue
BingkaKalselManis, lembutKue basah
AmplangKaltimGurih, ikanKerupuk

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa jajanan khas Kalimantan yang paling terkenal? Yang paling sering disebut adalah amplang dari Kalimantan Timur, bingka dari Kalimantan Selatan, keripik kalakai dari Kalimantan Tengah, dan choipan dari Kalimantan Barat.

Mana yang cocok dibawa sebagai oleh-oleh? Jajanan kering seperti amplang, keripik kalakai, dan stik keladi biasanya lebih praktis dibawa. Kue basah seperti bingka dan roti srikaya sebaiknya dimakan dalam waktu dekat, jadi cek kemasan dan tanyakan ke penjual. Untuk daftar khusus Singkawang, lihat oleh-oleh khas Singkawang.

Penutup

Daftar ini baru sebagian kecil. Kalimantan Utara belum kami bahas, dan di setiap kota masih banyak jajanan lokal yang belum terdokumentasi. Kalau kamu sedang di Kalimantan Barat, cicipi juga camilan kering buatan lokal, termasuk keripik keladi, sukun, dan ubi yang bisa kamu lihat di halaman produk Keripik Nafisa. Kalau kamu punya jajanan favorit dari daerahmu, kabari kami ya.

Sumber

Scroll to Top